Modul 4 dari 6

Keamanan, Perlindungan & Privasi

4.1 Penjaga gerbang

Jenis aktivitas Diskusi terpandu - Klasifikasi visual - Refleksi pribadi

Durasi 30 menit

Pengelompokan Kelas secara keseluruhan/Berpasangan/Individu

Deskripsi

Siswa mengeksplorasi perbedaan antara ruang dan informasi publik serta pribadi melalui diskusi terpandu dan contoh visual. Dengan menggunakan situasi sehari-hari yang sudah dikenal, peserta didik berlatih mengklasifikasikan apa yang biasanya bersifat publik atau pribadi dan merenungkan gagasan bahwa setiap individu dapat memilih informasi apa yang ingin mereka rahasiakan atau bagikan. Aktivitas ini membangun kesadaran awal tentang privasi, batasan, dan tanggung jawab pribadi.

Hasil Pembelajaran

Pada akhir aktivitas ini, peserta didik akan:

  • Membedakan antara ruang dan informasi publik serta pribadi
  • Menjelaskan mengapa beberapa hal harus dirahasiakan
  • Menyadari bahwa orang dapat memilih apa yang ingin mereka bagikan
  • Berlatih berdiskusi dengan hormat dan membuat keputusan pribadi
Materi
  • Alat bantu visual atau kartu flash yang menunjukkan contoh tempat dan informasi (Lihat Lampiran A)
  • Lembar kerja siswa dengan kotak centang untuk Publik / Pribadi (Lihat Lampiran B)
  • Pensil atau krayon
Perlengkapan
  • Papan tulis atau papan poster
  • Spidol
  • Pelengkap: Proyektor atau layar untuk gambar

PROSEDUR

PEMBUKAAN 
  1. Siapkan alat bantu visual atau slide yang menunjukkan contoh seperti taman, bus, kamar mandi, mobil, warna mata, kata sandi, PIN bank.
  2. Siapkan papan dengan dua judul: PUBLIK dan PRIBADI.
  3. Letakkan lembar kerja dan alat tulis di tempat yang mudah dibagikan.
PRA-AKTIVITAS

5 menit

  1. Tanyakan kepada siswa: “Apa arti ‘publik’?” dan “Apa arti ‘pribadi’?”
  2. Terima berbagai jawaban dan jangan langsung dikoreksi.
  3. Jelaskan bahwa hari ini mereka akan melihat contoh sehari-hari dan memutuskan bersama.

Tujuan Dalam Kata Siswa

  •  “Menilai hal-hal apa yang bersifat publik, apa yang bersifat pribadi, dan apa yang ingin saya bagikan.”
AKTIVITAS

20 menit

Pengaturan

  1. Jelaskan bahwa beberapa hal biasanya bersifat publik, beberapa biasanya bersifat pribadi, dan beberapa tergantung pada pilihan.
  2. Perkenalkan gagasan bahwa tidak selalu ada satu jawaban yang benar.

Contoh

  1. Tunjukkan satu contoh seperti taman.
  2. Berpikir keras: “Banyak orang bisa pergi ke sana dan melihatnya, jadi biasanya kita katakan ini adalah publik.”
  3. Tunjukkan contoh kedua seperti kata sandi.
  4. Berpikir keras: “Ini hanya milik satu orang, jadi biasanya kita jaga tetap pribadi.”

Laksanakan

  1. Tunjukkan satu contoh visual pada satu waktu.
  2. Minta siswa untuk memilih atau mengangkat tangan untuk ‘publik’ atau ‘pribadi’.
  3. Tempatkan contoh di bawah judul yang sesuai di papan tulis.
  4. Ajukan pertanyaan lanjutan seperti “Mengapa?” atau “Apakah ini bisa berubah suatu saat nanti?”
  5. Gunakan contoh seperti taman, bus, kamar mandi, mobil, warna mata, kata sandi, PIN bank.

Titik Pemeriksaan

  1. Minta siswa menjelaskan perbedaan antara publik dan pribadi dengan kata-kata mereka sendiri.
  2. Dengarkan untuk memahami, bukan hanya definisi yang dihafal.

Refleksi

  • Tanya: “Apakah warna mata selalu bersifat pribadi?”
  • Tanya: “Bisakah sesuatu tetap bersifat pribadi meskipun orang lain bisa melihatnya?”
  • Bimbing siswa menuju pemahaman bahwa setiap orang memilih informasi apa yang ingin mereka bagikan.
TINDAK LANJUT

5 menit

  1. Bagikan lembar kerja kotak centang.
  2. Siswa memutuskan untuk setiap item apakah mereka ingin menyimpannya sebagai publik atau pribadi.
  3. Tekankan bahwa jawaban bisa berbeda untuk setiap orang.
PENUTUP
  1. Kumpulkan lembar kerja dan materi.
  2. Rangkum ide utama: “Kamu yang memutuskan informasi apa yang ingin kamu bagikan.”
  3. Pesan akhir untuk siswa: “Menjadi cerdas tentang privasi membantu menjaga keamananmu.”

CATATAN

Manajemen kelas
  • Dorong untuk mendengarkan dengan hormat dan menerima pendapat yang berbeda
  • Hindari meminta siswa membagikan informasi pribadi yang sensitif
Ekstensi & Aktivitas Pengisi Waktu
  • Tambahkan contoh digital seperti nama pengguna atau foto
  • Buat poster aturan kelas untuk berbagi informasi
  • Lihat pahlawan super dan penjahat - mengapa mereka melindungi identitas mereka?
  • Buat diagram informasi yang ingin dibagikan/disimpan pribadi oleh setiap siswa
Diferensiasi
  • Siswa lebih muda: gunakan hanya contoh berbasis tempat
  • Siswa lebih tua: lanjutkan ke topik yang lebih sulit (DNA, Pengenalan Wajah, lokasi GPS, Nama)
  • ELL/Aksesibilitas: visual, gerakan, bahasa sederhana
  • Keamanan: hindari meminta kata sandi asli atau data pribadi

Lampiran

4.2 Penyadapan

Jenis aktivitas Permainan simulasi - Diskusi terpandu - Pembelajaran pengalaman

Durasi 40-50 menit

Pengelompokan Tim kecil, diskusi kelas secara keseluruhan

Deskripsi

Siswa mengeksplorasi bagaimana informasi dapat berubah tergantung pada siapa yang membawanya dan siapa yang diizinkan untuk mendengarnya. Melalui serangkaian permainan menyampaikan pesan singkat dengan aturan yang berubah-ubah, peserta belajar mengalami kepercayaan, kesalahan, dan gangguan yang disengaja secara langsung. Refleksi difokuskan pada bagaimana pesan dapat berubah, bocor, atau dilindungi, serta siapa yang seharusnya memutuskan siapa yang boleh mengakses informasi.

Hasil Pembelajaran

Pada akhir aktivitas ini, peserta belajar akan:

  • Mengalami bagaimana informasi dapat berubah saat diteruskan antar orang
  • Mengenali perbedaan antara kesalahan dan perubahan yang disengaja
  • Memahami bahwa tidak semua orang seharusnya mendengar setiap pesan
  • Mulai berpikir kritis tentang kepercayaan, privasi, dan kontrol informasi
Materi
  • Kartu pesan singkat dan panjang yang sudah disiapkan (untuk referensi guru) (Lihat Lampiran A)
  • Kertas dan pensil untuk varian lari dikte
  • Pelengkap: Lembar kode simbol sederhana atau kode substitusi untuk pesan terkunci opsional (Lihat Lampiran B)
Peralatan
  • Ruang kelas yang terbuka untuk bergerak
  • Papan tulis atau papan poster untuk mencatat refleksi
  • Pelengkap: Timer

PROSEDUR

PEMBUKAAN
  1. Siapkan pesan sederhana dan kompleks sebelumnya.
  2. Tentukan pengelompokan tim berisi 6–8 siswa.
  3. Bersihkan ruang agar siswa bisa berbaris atau bergerak dengan aman.
PRA-AKTIVITAS

5 menit

  1. Tanyakan kepada siswa apakah mereka pernah bermain telepon rusak.
  2. Tanyakan apakah pesannya selalu tetap sama.
  3. Jelaskan bahwa hari ini mereka akan menguji siapa yang bisa dipercaya membawa pesan.
  4. Hindari memperkenalkan istilah teknis atau abstrak.

Tujuan Dengan Kata Siswa

  • “Lihat apa yang terjadi pada pesan saat dibawa oleh orang yang berbeda.”
AKTIVITAS

30-35 menit

Persiapan

  1. Bagi kelas menjadi tim-tim kecil.
  2. Jelaskan bahwa setiap tim akan menjalankan beberapa putaran singkat dengan struktur yang sama tetapi aturan yang berbeda.
  3. Tekankan bahwa tidak ada yang akan dimarahi karena kesalahan.

Contohkan

  1. Demonstrasikan aturan berbisik menggunakan contoh yang sangat singkat.
  2. Tegaskan aturan dengan jelas: hanya boleh berbisik, tidak boleh mengulang, tidak boleh memperbaiki kesalahan.

Laksanakan

Putaran 1 – Pesan Mudah (Rantai Terpercaya)

  1. Bisikkan kalimat yang sangat sederhana kepada murid pertama.
  2. Para murid meneruskan pesan dengan berbisik ke teman di sebelahnya.
  3. Murid terakhir mengucapkan pesan tersebut dengan suara keras.
  4. Pemeriksaan: Apakah pesannya benar, apakah ada yang sengaja mengubahnya, apakah terasa mudah untuk mempercayai kelompok?

Putaran 2 – Pesan Sulit (Informasi Kompleks)

  1. Gunakan pengaturan yang sama dengan kalimat yang lebih panjang dan lebih tepat.
  2. Jalankan rantai bisik lagi.
  3. Murid terakhir mengucapkan pesan tersebut dengan suara keras.
  4. Pemeriksaan: Apa yang berubah, di mana pesan rusak, apakah ada yang nakal atau memang sulit?

Putaran 3 – Aturan Tersembunyi (Perubahan Sengaja)

  1. Gunakan pesan kompleks yang sama.
  2. Diam-diam beri tahu satu murid di tengah bahwa mereka boleh mengubah satu kata.
  3. Jangan umumkan bahwa aturan ini ada.
  4. Jalankan rantai bisik.
  5. Pemeriksaan: Apakah ini terasa berbeda dari kesalahan, bagaimana kita tahu ada yang salah, apa yang terasa tidak adil?

Varian Opsional – Dikte Berlari (Kontrol vs Kepercayaan)

Putaran 4 – Pelari Terpercaya

  1. Letakkan pesan yang ditulis di atas kertas di seberang ruangan.
  2. Satu murid berlari untuk membacanya lalu kembali untuk memberitahu penulis.
  3. Penulis mencatat pesan tersebut.
  4. Pemeriksaan: Apakah ini lebih jelas daripada berbisik dan mengapa?

Putaran 5 – Ruang Tidak Terpercaya

  1. Tambahkan seorang pendengar di dekat jalur pelari.
  2. Pendengar boleh mendengar tetapi tidak boleh melihat pesan.
  3. Pemeriksaan: Siapa yang mengetahui sesuatu yang seharusnya tidak mereka ketahui dan apakah pesan tetap aman?

Twist Akhir Opsional – Pesan Terkunci

  1. Ulangi dikte berlari dengan pesan yang ditulis dalam kode simbol sederhana (Lihat Lampiran B).
  2. Minta murid mengamati siapa yang bisa memahaminya.
  3. Pemeriksaan: Siapa yang bisa membacanya dan siapa yang hanya mendengar tapi tidak belajar apa-apa?

Refleksi

  1. Tanyakan siapa yang seharusnya mendengar semuanya.
  2. Tanyakan siapa yang seharusnya tidak mendengar apa-apa.
  3. Tanyakan siapa yang seharusnya memutuskan.
  4. Izinkan murid menyebutkan masalah dengan kata-kata mereka sendiri.
TINDAK LANJUT

5-10 menit

  1. Ulangi bahwa pesan bisa berubah, bocor, atau diubah.
  2. Tegaskan kembali bahwa kepercayaan bergantung pada aturan dan batasan.
  3. Hubungkan dengan pelajaran sebelumnya tentang informasi publik versus pribadi.
PENUTUP

5 menit

  1. Ucapkan terima kasih kepada murid karena telah berpartisipasi dengan jujur.
  2. Atur ulang tata letak kelas.
  3. Pesan terakhir untuk murid: Berhati-hati dengan informasi membantu melindungi orang.

CATATAN

Manajemen kelas
  • Normalkan kesalahan dan reaksi emosional sambil tetap menjaga kendali dengan tenang.
  • Jangan menuduh atau mengungkapkan pelanggar aturan tersembunyi kecuali siswa secara eksplisit bertanya.
Ekstensi & Aktivitas Pengisi Waktu
  • Tulis aturan kelas untuk melindungi pesan atau rancang ulang permainan agar lebih adil.
Diferensiasi
  • Siswa yang lebih muda: pesan lebih pendek dan putaran lebih sedikit.
  • ELL/Aksesibilitas: petunjuk visual, tempo lebih lambat, dukungan teman sebaya.
  • Keamanan: pergerakan yang terkontrol dan aturan berbisik yang jelas.

Lampiran

4.3 Cypherpunks Menulis Kode

Jenis aktivitasKerajinan - Aktivitas decoding individu - Latihan terbimbing

Durasi45-60 menit

PengelompokanKerja individu dengan demonstrasi di depan kelas

Deskripsi

Siswa diperkenalkan pada ide kode sebagai cara untuk menyembunyikan dan melindungi informasi. Melalui aktivitas kerajinan langsung, peserta didik membuat roda sandi sederhana dan menggunakannya untuk mengenkripsi dan mendekripsi kosakata yang berkaitan dengan Bitcoin. Aktivitas ini menggabungkan keterampilan motorik halus, berpikir logis, dan konsep kriptografi awal sambil memperkuat istilah baru dengan cara yang menyenangkan dan konkret.

Hasil Pembelajaran

Di akhir aktivitas ini, peserta didik akan:

  • Memahami arti mengenkripsi dan mendekripsi; mengenali bahwa mengubah kode akan mengubah hasil; menggunakan roda sandi untuk mengenkripsi dan mendekripsi kata-kata sederhana; dapat mengenkripsi dan mendekripsi kosakata Bitcoin yang dipilih dengan benar.
Bahan
  • Template roda sandi yang dicetak dengan lingkaran alfabet dalam dan luar (Lihat Lampiran A)
  • Lembar kerja yang dicetak dengan kosakata Bitcoin yang sudah dienkripsi (Lihat Lampiran B)
  • Pensil, krayon, atau spidol
  • Pelengkap:Roda sandi yang sudah jadi untuk demo, brads atau pin belah untuk mengikat roda, lembar kerja latihan tambahan
Peralatan
  • Gunting
  • Papan tulis atau papan poster
  • Pelengkap: Demonstrasi proyektor, gunting untuk kidal

PROSEDUR

PEMBUKAAN 

Persiapan guru

  1. Cetak dan siapkan template roda sandi dan lembar kerja.
  2. Potong terlebih dahulu satu roda sandi besar untuk demonstrasi atau siapkan versi visual di papan.
  3. Pastikan gunting dan pin dibagikan dengan aman.

PRA-AKTIVITAS

5 menit

  1. Tanyakan kepada siswa apakah mereka tahu apa itu kode rahasia.
  2. Tanyakan di mana mereka pernah melihat kode sebelumnya seperti di permainan, pesan rahasia, atau kunci.
  3. Perkenalkan kata mengenkripsi dan mendekripsi dengan bahasa sederhana.
  4. Jelaskan bahwa hari ini mereka akan belajar cara menyembunyikan dan mengungkapkan kata menggunakan kode.

Tujuan Dalam Kata Siswa

  • “Membuat alat kode rahasia dan menggunakannya untuk menyembunyikan dan membaca kata.”
AKTIVITAS

35-45 menit

Persiapan

  1. Jelaskan bahwa huruf-huruf bisa digeser untuk membuat pesan rahasia.
  2. Gambarkan alfabet di papan dan tunjukkan pergeseran huruf sederhana seperti A menjadi D.

Contoh

  1. Demonstrasikan mengenkripsi kata pendek dengan pergeseran huruf.
  2. Demonstrasikan mendekripsi kata yang sama kembali ke aslinya.
  3. Perkenalkan roda sandi dan tunjukkan bagaimana memutarnya akan mengubah huruf hasil.
  4. Jelaskan bahwa jumlah langkah roda diputar akan mengubah hasilnya.

Laksanakan

Bagian 1 – Membuat Roda Sandi

  1. Siswa memotong lingkaran alfabet bagian dalam dan luar.
  2. Siswa meletakkan lingkaran yang lebih kecil di atas lingkaran yang lebih besar.
  3. Siswa mengaitkan kedua lingkaran dengan pin agar roda bisa diputar dengan bebas.
  4. Siswa mencoba roda dengan menyelaraskan huruf-huruf yang berbeda.

Titik Pemeriksaan

  1. Minta siswa mendekripsi satu kata bersama-sama sebagai kelas.
  2. Pastikan siswa memahami bagaimana perubahan pada roda akan mengubah hasilnya.

Bagian 2 – Latihan Enkripsi dan Dekripsi

  1. Siswa menggunakan roda sandi mereka untuk mendekripsi kata-kata di lembar kerja.
  2. Siswa mengenkripsi kata-kata kosakata Bitcoin yang diberikan dengan pergeseran huruf yang dipilih.
  3. Berjalan keliling untuk membantu siswa dan memeriksa pemahaman.

Refleksi

  • Tanyakan kepada siswa apa yang terjadi ketika mereka mengubah posisi roda.
  • Tanyakan apakah kata yang sama selalu terlihat sama ketika kodenya diubah.
  • Tanyakan mengapa seseorang ingin menyembunyikan informasi dengan cara ini.
TINDAK LANJUT

2 menit

  • Tinjau istilah kunci: enkripsi, dekripsi, kode, pesan.
PENUTUP
  • Kumpulkan gunting dan bahan-bahan.
  • Izinkan siswa menyimpan roda sandi mereka.
  • Pesan akhir untuk siswa: “Mengubah kode akan mengubah pesan, tetapi maknanya tetap sama.”

CATATAN

Manajemen kelas
  • Awasi penggunaan gunting dan pin dengan hati-hati.
  • Dorong kesabaran selama tahap kerajinan.
Ekstensi & Aktivitas Tambahan
  • Tantangan dekripsi waktu menggunakan kata-kata baru yang dienkripsi.
  • Mainkan tantangan dekripsi seperti hangman sandi di mana kata yang dienkripsi ditulis di papan tulis.
Diferensiasi
  • Siswa lebih muda: Kata lebih pendek dan pergeseran huruf tetap, Gunakan kosakata non-Bitcoin
  • Siswa lebih tua: Memilih dan mencatat pergeseran huruf sendiri untuk dipecahkan oleh teman.
  • ELL/Aksesibilitas: panduan alfabet visual dan dukungan teman sebaya.
  • Keamanan: gunting tumpul dan penggunaan pin yang diawasi.

Lampiran

4.4 Nostr

Jenis aktivitas Permainan simulasi – Pengkodean berbasis kerajinan – Tantangan kompetitif

Durasi 50-60 menit

Pengelompokan Tim kecil berisi tiga siswa

Deskripsi

Berdasarkan aktivitas sebelumnya tentang kepercayaan, penyampaian pesan, dan penyadapan, siswa sekarang membandingkan transfer informasi terbuka dengan komunikasi yang dikodekan. Peserta didik pertama-tama mengalami bagaimana menyampaikan informasi membutuhkan kepercayaan pada perantara dan bagaimana pesan dapat didengar atau diubah. Mereka kemudian memperkenalkan roda sandi untuk melindungi pesan, menemukan bahwa informasi dapat tetap pribadi meskipun melewati saluran yang tidak dipercaya atau publik.

Prasyarat

  • 4.2 - Telepon
  • 4.3 - Cypherpunks Write Code
Hasil Pembelajaran

Pada akhir aktivitas ini, peserta didik akan:

  • Meninjau bagaimana transmisi informasi membutuhkan kepercayaan pada perantara
  • Mengenali bagaimana pesan dapat bocor atau berubah saat dikirim secara terbuka;
  • Memahami bahwa pengkodean melindungi informasi meskipun perantara tidak dipercaya
  • Berhasil mengkodekan dan mendekodekan kosakata menggunakan roda sandi.
Materi
  • Kartu kata atau kalimat yang sudah disiapkan untuk dikirimkan
  • Template roda sandi untuk setiap siswa (Lihat Lampiran A)
  • Lembar kerja atau kertas kosong untuk transkripsi
  • Pensil atau spidol
  • Pelengkap: Contoh pesan sederhana dan kompleks (Lihat Lampiran B)
Peralatan
  • Gunting
  • Pin split atau brads untuk roda sandi
  • Ruang kelas terbuka untuk bergerak
  • Pelengkap: Timer

PROSEDUR

PEMBUKAAN 
  1. Atur ruangan dengan dua meja per tim yang ditempatkan berjauhan untuk menciptakan jarak.
  2. Letakkan kartu pesan terbuka di setiap meja pengirim.
  3. Siapkan bahan roda sandi tetapi sembunyikan sampai Fase 2.
PRA-AKTIVITAS

5 menit

  1. Minta siswa mengingat aktivitas sebelumnya di mana pesan dibisikkan atau diteruskan.
  2. Tanyakan masalah apa yang mereka perhatikan terkait kepercayaan, kesalahan, atau penyadapan.
  3. Ingatkan siswa bahwa sebelumnya mereka tidak bisa menjaga pesan tetap pribadi.
  4. Jelaskan bahwa hari ini mereka akan menguji apakah masalah itu bisa diatasi.

Tujuan Dalam Kata Siswa

  •  “Temukan cara yang lebih baik untuk mengirim pesan tanpa semua orang harus dipercaya.”
AKTIVITAS

40–45 menit

Persiapan

  1. Bagi siswa menjadi tim yang terdiri dari tiga orang.
  2. Tugaskan peran: Pemain 1 adalah Pengirim, Pemain 2 adalah Pelari, Pemain 3 adalah Penerima.
  3. Jelaskan bahwa peran akan tetap sama selama aktivitas berlangsung.

Contoh

  1. Peragakan satu putaran dikte lari singkat menggunakan pesan terbuka.
  2. Tunjukkan bahwa pelari harus mengingat dan mengulangi pesan dengan tepat.
  3. Ingatkan siswa bahwa siapa pun di sekitar dapat mendengar pesan tersebut.

Fase 1 – Transmisi Terbuka (Butuh Kepercayaan)

  1. Pemain 1 membaca pesan secara diam-diam di meja pengirim.
  2. Pemain 1 membacakan pesan secara pelan kepada Pemain 2 di meja pengirim.
  3. Pemain 2 berlari ke Pemain 3 dan menyampaikan pesan secara lisan.
  4. Pemain 3 menuliskan apa yang mereka dengar.
  5. Pemain 2 boleh bolak-balik sesuai kebutuhan.
  6. Tim pertama yang berhasil menyampaikan pesan dengan benar adalah pemenangnya.

Diskusi Checkpoint

  • Tanyakan apakah pesan akhir sesuai dengan pesan asli.
  • Tanyakan apakah pelari mendengar pesan tim lain.
  • Tanyakan apakah pelari memiliki kekuatan untuk mengubah pesan.
  • Tegaskan kembali bahwa sistem hanya berjalan jika pelari dipercaya.

Fase 2 – Transmisi Terenkripsi (Kepercayaan Berkurang)

  1. Bagikan bahan roda sandi dan biarkan siswa merakitnya.
  2. Pengirim dan Penerima secara pribadi menyepakati pergeseran huruf menggunakan roda sandi.
  3. Pemain 1 mengenkripsi pesan baru menggunakan sandi yang disepakati.
  4. Pemain 2 hanya menyampaikan pesan terenkripsi tanpa mengetahui maknanya.
  5. Pemain 3 menyalin dan mendekripsi pesan menggunakan roda sandi.

Aturan Kompetisi

  • Tim mendapatkan poin untuk dekripsi yang benar.
  • Kecepatan dan ketepatan sama-sama penting.
  • Pelari tidak diperbolehkan mengetahui sandi.

Refleksi

  1. Tanyakan apa yang berubah antara transmisi terbuka dan terenkripsi.
  2. Tanyakan apakah kepercayaan pada pelari masih diperlukan.
  3. Tanyakan siapa yang mengendalikan akses ke pesan di setiap fase.
TINDAK LANJUT

5-10 menit

  1. Ulas kembali bahwa aktivitas sebelumnya menunjukkan bagaimana pesan bisa disadap atau diubah.
  2. Ulas kembali bahwa enkripsi memungkinkan pesan berjalan di ruang publik dengan aman.
  3. Hubungkan ini dengan gagasan memilih informasi mana yang bersifat publik atau privat.
PENUTUP

5 menit

  1. Kumpulkan bahan bersama dan rapikan ruangan.
  2. Izinkan siswa menyimpan roda sandi mereka.
  3. Pesan akhir untuk siswa: “Kamu tidak perlu mempercayai semua orang jika pesanmu terlindungi.”

CATATAN

Manajemen kelas
  • Siswa yang lebih tua dapat memilih peran mereka dalam estafet
  • Atur jalur lari dan terapkan berjalan jika diperlukan.
  • Tekankan bahwa kesalahan adalah hal yang wajar dan bagian dari proses belajar.
Ekstensi & Aktivitas Tambahan
  • Putar peran dan ulangi dengan sandi baru.
  • Perpanjang pesan atau tambahkan pesan pengalih.
Diferensiasi
  • Siswa yang lebih muda: kata tunggal dan pergeseran huruf tetap.
  • ELL/Aksesibilitas: bagan alfabet dan tempo yang lebih lambat.
  • Keamanan: aturan gerak yang jelas dan penggunaan alat yang diawasi.

Lampiran

↑ Kembali ke daftar isi